BREAKING NEWS

Wartawan Dikeluarkan Grup WA Polres Pelalawan Usai Bagikan Berita SPBU Diduga Layani Pelangsir BBM Subsidi

Santang | Pimpinan Redaksi - berita Nasional , · 183 Dilihat


PELALAWAN, - VIKINEWS - 16 Februari 2026 – Kasi Humas Polres Pelalawan AKP Thomas B Siajaan, SSos, mengeluarkan seorang wartawan dari grup WhatsApp jurnalis Polres Pelalawan. Tindakan tersebut dilakukan setelah wartawan mengirimkan berita terkait dugaan penyalahgunaan BBM subsidi jenis Solar di SPBU Nomor 14.284.633 Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.


Berdasarkan informasi yang diterima, langkah yang diambil pihak humas dinilai kurang profesional dan tidak sesuai dengan standar Asosiasi Pers Indonesia (API). Seharusnya admin grup melakukan konfirmasi terlebih dahulu sebelum mengambil tindakan mengeluarkan rekan mitra pers, bukan secara sepihak tanpa klarifikasi. Tindakan ini juga dianggap seolah-olah pihak humas tidak mau menerima kritik dari wartawan.


Sebelumnya, praktik pelangsiran BBM subsidi kembali mengguncang Pangkalan Kerinci. SPBU tersebut diduga secara terbuka melayani kendaraan pelangsir yang dilengkapi tangki modifikasi, yang merupakan pelanggaran berat terhadap peraturan distribusi BBM subsidi.


Dari pantauan lapangan, kendaraan yang diduga dimodifikasi tampak bebas masuk keluar area SPBU untuk mengisi solar subsidi dalam jumlah melebihi kapasitas standar pabrikan. Aktivitas ini berlangsung berulang tanpa hambatan yang signifikan.


Sejumlah warga sekitar mengaku geram dan resah. Selain menyebabkan antrean panjang serta kelangkaan BBM bagi masyarakat umum, pelangsiran juga dinilai merampok hak rakyat kecil dan menyebabkan kerugian bagi keuangan negara.


Saat dikonfirmasi terkait kasus tersebut, AKP Thomas B Siajaan menyampaikan bahwa perkara telah diteruskan ke Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Pelalawan. "Kita teruskan ke Sat reskrim Pak," ujarnya melalui pesan WhatsApp. (Tim) 


Bersambung,,,,,

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image

DUKUNG JURNALISME INDEPENDEN

Silakan berdonasi secara sukarela
sesuai kemampuan Anda.
Dukungan Anda membantu keberlangsungan Vikenews

KLIK UNTUK DONASI