BREAKING NEWS

*Barang Bukti BBM Bersubsidi Raib di Lapak Azra, Publik Pertanyakan Keseriusan APH Polsek Tirtayasa*

Santang | Pimpinan Redaksi - Berita , Nasional , · 183 Dilihat




 

KABUPATEN SERANG - VIKINEWS - Kasus dugaan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di Kampung Jongjing, Desa Laban, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, memasuki babak baru yang mengkhawatirkan. Pantauan awak media dan anggota LSM pada Senin (06/01/2026) menunjukkan bahwa barang bukti (BB) yang semula ada di lokasi, kini telah raib.

 

Sebelumnya, awak media mendapati 12 drum berisi penuh BBM bersubsidi di lapak milik  Azra. Dokumentasi berupa video dan foto telah dikantongi sejak Minggu dini hari. Namun, saat dicek kembali, drum-drum tersebut hanya menyisakan drum kosong tanpa sisa BBM sedikit pun.

 

Janji pihak Polsek Tirtayasa Polres Serang untuk mengejar dan memburu Azra, pemilik lapak, belum membuahkan hasil. Padahal, janji tersebut sudah terhitung 1x24 jam.

 

Hilangnya barang bukti menimbulkan pertanyaan besar di kalangan awak media, LSM, dan masyarakat. Siapa dalang yang memainkan peran dalam menghilangkan 12 drum dan 7 jeriken BBM bersubsidi di lapak Azra?

 


Pada Senin siang (06/01/2026), pihak Polsek Tirtayasa menyatakan bahwa "Saat ini pihak Tipidter sedang menangani perkara ini dengan pihak Polsek Tirtayasa".

 


Namun, pernyataan tersebut dibantah oleh anggota LSM yang mengkonfirmasi langsung ke bagian Tipidter Polres Serang pada Selasa sore. Dalam panggilan WhatsApp, anggota Tipidter menjawab dengan santai, "Bagaimana bang menindak lanjutinya, barang buktinya saja tidak ada, kemaren kita cek ke lapak sudah kosong. Nanti saja bang jika buka lagi baru ditindak."

 

Saat dikonfirmasi mengenai pencarian Azra, Kapolsek Tirtayasa menjawab, "Dari semalam sampai td siang kanit masih nihil, barusan kanit reskrim jg baru pulang kang🙏Komunikasi dg kanit kang🙏" jawab Kapolsek Tirtayasa.


Saat di konfirmasi pada Kanit Intel Polsek Tirtayasa, beliau juga menjawab 

" info apa ini kang, mau bengi tak pantau umahe dirung muncul bae, Menaken bae dikit dokon rada adem dikit pasti deweke muncul, Ora di angkat di tlp segala geh, karo lurah sgala wis ora ngangkat, Mun di tlp2 bae deweke gelisah malah ora muncul engkone" jawab Kanit Polsek Tirtayasa


Ketika ijin mau menayangkan berita terkait BB yang hilang.

Kanit menjawab dengan bahasa daerah (Jawa Serang-red) " Engko lah dikit, Sing ana polsek maning di salahaken , Wa ning kapolsek be coba, kita ora bisa ngegaen petunjuk. Tetep pasti sing ana melayune ning polsek Menurut kita mah, Wa be kapolseke mun arep ngeup brita maning mah, paham mrono mah Cuma kan polsek geh ora meneng, kordinasikaen bae karo kapolsek, Wa be kanit reskrim" ujar kanit Intel Polsek Tirtayasa dalam pesan percakapan WhatsApp.


Saat di konfirmasi pada  Kanit Reskrim Polsek Tirtayasa , beliau pun menjawab "

Sudah tak cari blom ada info kang " terangnya dalam balasan pesan WhatsApp.


Hingga kini publik bingung dengan jawaban para penegak keadilan sebagai hukum garda terdepan, jawaban mereka seolah saling lempar, dan seolah bukan sebuah masalah.

Kini publik akan terus mengawal serta mengawasi kinerja para penegak hukum yang ada di Kabupaten Serang.


Tim prabu 

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image

DUKUNG JURNALISME INDEPENDEN

Silakan berdonasi secara sukarela
sesuai kemampuan Anda.
Dukungan Anda membantu keberlangsungan Vikenews

KLIK UNTUK DONASI