BREAKING NEWS

Skandal SPBU 14.283.6109. UDIN Berkilah Tidak Tahu " Penegak Hukum di Pelalawan Diminta Untuk Menyelidiki

Santang | Pimpinan Redaksi - berita Nasional , · 183 Dilihat



PELALAWAN - VIKINEWS - Nama Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 14.283.6109 KM 72, Jalan Lintas Pangkalan Kerinci Kemang, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan kini menjadi sorotan tajam publik, Senen (16/2/26).


Seharusnya tempat atau fasilitas resmi untuk pengisian bahan bakar kendaraan bermotor masyarakat, kini justru nyaris diduga jadi sarang mafia Solar bersubsidi.


Permasalahan ini bukan disebabkan oleh pengurangan jatah dari Pertamina, melainkan adanya dugaan pendistribusian yang tidak tepat sasaran. Ironisnya, hal tersebut justru beroperasi telah sangat lama sehingga merugikan masyarakat yang hendak mengisi BBM.


“Kondisi seperti ini sudah lama kami rasakan bahkan setiap mengisi BBM,"ujar salah pengandara.


Kini, Masyarakat menuntut agar PT Pertamina (Persero) mengambil tindakan tegas, termasuk memberikan sanksi berat bahkan kemungkinan pemutusan izin operasi selamanya terhadap SPBU .


Ia juga mendesak agar Penegak Hukum Kepolisan Pelalawan untuk tidak tinggal diam dan segera mengambil langkah penyelidikan terhadap mafia BBM bersubsidi sebab ia menilai penyalahgunaan BBM subsidi adalah kejahatan serius terhadap rakyat dan negara, katanya.


Sementara Udin Humas SPBU 14.283.6109, saat kami mintai pendapatnya soal pendistribusian yang tidak tepat sasaran akibat pelangsiran yang dilakukan mafia BBM, namun berkilah.


"Punya siapa bg.? 

Mksudnya apa bg.?

Ya mksudnya media siapa.

Terserah lah bg. Capek plak aku nanggapin nya bg," kata Udin tak bisa memberikan penjelasan.


(TIM)


Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image

DUKUNG JURNALISME INDEPENDEN

Silakan berdonasi secara sukarela
sesuai kemampuan Anda.
Dukungan Anda membantu keberlangsungan Vikenews

KLIK UNTUK DONASI