BREAKING NEWS

Diduga Abaikan KIP, Proyek Saluran Air Limbah (SPAL) Di Kp. Perahu Desa Perahu Pindah Lokasi Tanpa Musyawarah dan Minim Pengawasan pihak Kecamatan Sukamulya

Santang Media - Berita kecamatan Sukamulya , · 183 Dilihat

TANGERANG MEDIA VIKINEWS – Proyek pembangunan Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL) di Kp. Perahu, RT 03 RW 01, Desa Perahu, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, disorot karena diduga mengabaikan keterbukaan informasi publik dan minim pengawasan di lapangan.

Hal tersebut disampaikan warga Kp. Perahu dan Kartusi Kabidkam DPP Perkumpulan Trisula Bakti Nusantara yang kebetulan melintas di lokasi proyek, Selasa 15 September 2026

Menurut keterangan warga RT 04 RW 01 Desa Perahu, proyek SPAL yang awalnya direncanakan di wilayah mereka tiba-tiba dipindahkan ke RT 03 RW 01 tanpa ada musyawarah lanjutan dengan pemilik lahan. 
"Sebelumnya menurut warga di RT 04 RW 01 kok tidak musyawarah lagi sama yang punya lahan. Main garap saja, tiba-tiba ditinggalkan pindah dari RT 04 ke RT 03," ujar salah seorang warga Kp. Perahu.

Di lokasi, tidak terlihat papan informasi proyek yang terpasang. Saat dikonfirmasi kepada para pekerja, mereka mengaku tidak mengetahui detail proyek tersebut.

"Emang ini pindahan dari RT 04? Kalau papan nama saya gak tau pak, saya baru ikut bekerja. Yang lama sudah pindah ke tempat lain," kata salah satu pekerja. 

Pekerja lain juga menjawab serupa saat ditanya terkait tidak adanya papan informasi proyek. "Emang belum dipasang, saya gak tau pak, karena saya cuma bekerja di lokasi proyek bangunan SPAL," ujarnya.

Selain itu, di lokasi juga tidak terlihat adanya pengawas maupun pelaksana kegiatan. Akibatnya para pekerja tampak mengabaikan aspek K3 dan tidak menggunakan APD saat bekerja.
Kartusi Kabidkam DPP Perkumpulan Trisula Bakti Nusantara yang melakukan pengecekan langsung juga menyoroti teknis pekerjaan. Saat menanyakan ukuran lebar pemasangan batu kali, pekerja menjawab 25cm. Namun setelah dilakukan pengukuran visual, lebarnya diduga kurang dari 20cm.

"Jelas-jelas sudah mengurangi kubikasi material. Akibat tidak adanya pengawasan pihak pemerintah kecamatan Sukamulya dan arahan dari pelaksana, proyek SPAL terkesan seperti kerucut kukusan, kecil di bawah lebar ke atas. Seharusnya lebar di bawah supaya pondasi kokoh dan kuat jangka waktu panjang," jelasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pihak pengawas maupun pelaksana kegiatan proyek SPAL Kp. Perahu RT 03 RW 01 yang bisa dihubungi untuk dimintai keterangan.

Warga berharap Dinas terkait segera turun ke lokasi untuk melakukan pengawasan dan memastikan proyek berjalan sesuai spesifikasi, serta memenuhi asas keterbukaan informasi publik sesuai UU KIP.

Sumber : DPP Perkumpulan Trisula Bakti Nusantara

Penerbit Santang Prayoga 

_Catatan Redaksi: VIKINEWS berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak terkait. Pihak yang merasa keberatan dapat memberikan hak jawab._
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image

DUKUNG JURNALISME INDEPENDEN

Silakan berdonasi secara sukarela
sesuai kemampuan Anda.
Dukungan Anda membantu keberlangsungan Vikenews

KLIK UNTUK DONASI