BREAKING NEWS

Tinggal di Gubuk Bekas Walet, Tercatat Desil 5, Pemdes klebet dan Kecamatan Kemeri Diminta Turun ke Lapangan

Santang | Pimpinan Redaksi - Berita Nasional , · 183 Dilihat

KABUPATEN TANGERANG VIKINEWS , 20 Agustus 2026 — Nasib pilu dialami Magfiroh, warga Kampung Benyawakan RT 005/006, Desa Klebet, Kecamatan Kemeri, Kabupaten Tangerang. Ia bersama anak-anaknya disebut tinggal di sebuah gubuk bekas sarang burung walet dalam kondisi yang memprihatinkan.

Ironisnya, Magfiroh disebut tercatat dalam desil 5 pada data kesejahteraan sosial. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan dan mendorong pegiat sosial meminta pemerintah melakukan verifikasi langsung ke lapangan.

Magfiroh tinggal di gubuk tersebut bersama tiga anaknya yang masih bersekolah di SD dan PAUD. Sementara anak pertamanya harus putus sekolah karena mengalami sakit tumor mata dan sebelumnya telah menjalani operasi pada tahun lalu berkat bantuan seorang dermawan asal Jakarta.

Magfiroh mengaku tidak pernah mendapatkan bantuan sembako maupun PKH secara rutin. Ia menyebut hanya pernah mendapatkan bantuan satu kali pada tahun 2025.

«“Apa Pak Lurah dan Pak Camat Kemeri nggak melihat kondisi rumah saya?” ujar Magfiroh dengan nada sedih.»

Pemdes dan Kecamatan Kemeri Diminta Turun ke Lapangan

Pegiat sosial Marnan Sarbini meminta Pemerintah Desa Klebet dan Kecamatan Kemeri turun langsung melihat kondisi Magfiroh dan keluarganya.

Menurut Marnan, pemerintah tidak cukup hanya melihat data administratif. Kondisi nyata masyarakat harus menjadi bahan verifikasi agar data kesejahteraan benar-benar sesuai dengan keadaan di lapangan.

“Jangan hanya melihat data di atas kertas. Datang langsung ke rumahnya, lihat kondisi tempat tinggal dan kehidupan keluarganya. Kalau memang ada ketidaksesuaian antara data dengan kondisi faktual, segera lakukan verifikasi dan pemutakhiran,” ujar Marnan.

Ia menilai kondisi Magfiroh perlu mendapat perhatian serius, terutama karena memiliki anak yang pernah menjalani operasi tumor mata dan beberapa anak lainnya masih membutuhkan biaya pendidikan.

Marnan juga meminta pemerintah memastikan Magfiroh memenuhi kriteria untuk mendapatkan PKH, bantuan pangan maupun program perlindungan sosial lainnya sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kalau benar kondisinya seperti yang disampaikan, jangan sampai warga yang membutuhkan justru luput dari perhatian karena persoalan data. Pemdes dan kecamatan harus hadir dan memastikan kondisi masyarakatnya,” tegasnya.

Desil 5 Jadi Sorotan

Status Magfiroh yang disebut berada pada desil 5 menjadi perhatian karena perlu dilihat kembali apakah data tersebut masih menggambarkan kondisi sosial ekonomi keluarganya saat ini.

Marnan menegaskan, persoalan tersebut sebaiknya tidak langsung menyalahkan sistem pendataan, tetapi harus dijawab dengan verifikasi lapangan dan pemutakhiran data apabila memang terdapat perubahan kondisi ekonomi keluarga.

“Yang paling penting sekarang adalah turun ke lapangan. Lihat kondisi sebenarnya, lakukan pendataan ulang dan pastikan keluarga yang memang membutuhkan tidak terlewat dari program pemerintah,” katanya.

Marnan berharap Pemerintah Desa Klebet dan Kecamatan Kemeri segera merespons kondisi tersebut dan berkoordinasi dengan pemerintah Kabupaten Tangerang serta instansi terkait.
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image

DUKUNG JURNALISME INDEPENDEN

Silakan berdonasi secara sukarela
sesuai kemampuan Anda.
Dukungan Anda membantu keberlangsungan Vikenews

KLIK UNTUK DONASI