BREAKING NEWS

Dugaan Kejanggalan Program Irpom di Kecamatan Mekar Baru, LSM Peraki Kritik Keras dan Akan Laporkan Ke Dinas Pertanian kabupaten Tangerang

Santang | Pimpinan Redaksi - Berita Nasional , · 183 Dilihat
 
KABUPATEN TANGERANG VIKINEWS  – Program Irigasi Perpompaan (Irpom) per-kelompok tani tahun 2026 yang di Anggaran kan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang dengan total bantuan Rp 155 juta per kelompok tani dan dikerjakan secara swakelola, kini mencuat dugaan kejanggalan dalam pembangunan dan pembelian mesin pompa , LSM Peraki tidak tinggal diam dan mengkritik keras dugaan indikasi korupsi yang terjadi. Minggu 12 Juli 2026
 
Ketua LSM Peraki, Wadi, menjabarkan bahwa indikasi tersebut meliputi pelaksanaan program yang terindikasi tindak pidana Diduga korupsi terkait Irpom. "Sejumlah bukti pekerjaan fisik program Irpom, meliputi bangunan dengan ukuran 2 meter kali 2,5 meter dan satu unit pompa beserta kelengkapan pendukungnya. Kami akan laporkan termasuk bukti terkait uang yang diterima sejumlah kelompok petani (PPK)  ke Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang," ujarnya.
 
Wadi menjelaskan bahwa laporan ini terkait dengan indikasi penyelewengan anggaran program pengelolaan air irigasi untuk pertanian dalam rangka pengerjaan Irigasi Perpompaan tahun anggaran 2026. "Kami menduga penyelewengan anggaran ini diakomodir oleh penyuluh BPP Kecamatan Mekar Baru inisial S, dalam program Pengelolaan Air Irigasi Untuk Pertanian (Irpom)," tandasnya.
 
Menurut Wadi, sebagai sampel, kelompok tani di Kecamatan Mekar Baru mendapatkan bantuan sebesar Rp 155 juta per kelompok, dengan asumsi kecamatan mekar baru memiliki 5 kelompok tani penerima bantuan program Irpom. Imbuh Wadi
 
Sementara itu, salah satu anggota kelompok tani Kecamatan Mekar Baru mengungkapkan keluhan. "Kami cuma diberi Rp 40 juta pak, itu untuk bangunan tempat sementara untuk mesin pompa dan pipa – saya tidak tahu detailnya. Semua diurus oleh penyuluh BPP Kecamatan Mekar Baru, bahkan saya sampai harus mengeluarkan uang sendiri. Bahkan material seperti pasir dan semen kurang, sehingga kami harus membeli lagi sampai hutang," ujarnya.



Sementara itu Penyuluh BPP kecamatan Mekar Baru belum bisa dikonfirmasi oleh wartawan terkait dengan program irpom tersebut, Media VIKINEWS membuka ruang hak jawab bagi yang keberatan dengan pemberitaan,

Penulis Samran 

Penerbit Redaksi 


Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image

DUKUNG JURNALISME INDEPENDEN

Silakan berdonasi secara sukarela
sesuai kemampuan Anda.
Dukungan Anda membantu keberlangsungan Vikenews

KLIK UNTUK DONASI