Proyek Irigasi Pertanian di Desa Kaliasin Kecamatan Sukamulya Disorot Warga, Diduga Minim Pondasi dan Tanpa Papan Informasi, Dinas Pertanian Segera Turun Tangan
0 menit baca
SUKAMULYA, KABUPATEN TANGERANG VIKINEWS - Proyek pembangunan irigasi pertanian di Desa Kaliasin, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, menuai sorotan warga. Proyek yang saat ini tengah dikerjakan tersebut diduga tidak mengacu pada spesifikasi teknis pekerjaan dan minimnya pondasi pada struktur bangunannya. Jumat 29 mei 2026
Pantauan warga di lokasi proyek menunjukkan konstruksi irigasi yang dikerjakan terkesan asal jadi. Selain dugaan minim pondasi, proyek tersebut juga tidak memasang keterbukaan informasi publik (KIP) sebagaimana lazimnya pekerjaan bangunan yang menggunakan anggaran pemerintah. Ketiadaan papan proyek membuat masyarakat tidak mengetahui secara pasti nilai anggaran, volume pekerjaan, sumber dana, hingga pelaksana kegiatan tersebut. Kondisi itu memunculkan pertanyaan publik terkait transparansi proyek pembangunan.
Kartusi Selaku Kabidkam DPP Perkumpulan Trisula Bakti Nusantara Saat mengontrol lokasi proyek bangunan irigasi pertanian di Kp. Kaliasin RT 05 RW 05 Desa Kaliasin, Kecamatan Sukamulya. Kartusi selaku Kabidkam DPP Perkumpulan Trisula Bakti Nusantara mendatangi lokasi proyek, para pekerja mengabaikan K3 dan APD. Selain itu, di lokasi proyek pembangunan irigasi saluran air tidak terlihat papan informasi proyek (PIP) dan tidak ada pengawasan dari dinas terkait ataupun pelaksana.
Kartusi Selaku Kabidkam DPP Perkumpulan Trisula Bakti Nusantara mencoba mempertanyakan volume, lebar, dan ketinggian. "Kita lihat seperti di gambar tersebut, jelas mengurangi pasir, semen, dan batu kali, mengurangi kubikasi material. Karena saat pekerja atau tukang ditanya berapa lebar dari pondasi, atas bawah sama 30cm," jawab tukang atau pekerja. Namun, kenyataannya jelas pemasangan amparan batu bawah rata-rata 20cm, kalau atas betul-betul 30cm. Ada juga kalau atas 20cm bawah 30cm atau rata atas bawah 30cm, jelas seperti terlihat di gambar.
"Seperti kukusan kerucut, bawah kecil atas besar. Ini yang sering terjadi bongkar disaat turun hujan, karena pondasi tidak bisa menahan derasnya air,
Sampai berita ini diterbitkan, belum ada yang bisa untuk dikonfirmasi, baik dari pengawas dinas pertanian maupun dari pihak pelaksana
Sumber Kartusi Kabidkam DPP Perkumpulan Trisula bakti Nusantara
Penerbit Redaksi