Pasien RSUD Banten keluhkan pelayanan, Dua hari belum ada pelayanan maksimal,
0 menit baca
SERANG, BANTEN MEDIA VIKINEWS - Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten sebagai rumah sakit rujukan milik Pemerintah Provinsi Banten kembali menjadi sorotan publik.
Kelurga
pasien atas nama ENENG NENI YULIA NINGSIH (40), No telp,085283366518 warga Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang, menyampaikan keluhan terkait proses perawatan.
Menurut keterangan keluarga kepada GWI - M. SUTISNA, Minggu 27 September 2026 pasien telah berada di RSUD Banten selama dua hari dan masih berada di brankar lorong area Isolasi, belum dipindahkan ke ruang perawatan.
Keluarga juga menyampaikan informasi adanya rencana pemeriksaan penunjang CT-Scan di rumah sakit lain karena kendala alat. Keluarga mengaku telah menandatangani persetujuan, namun hingga informasi ini dihimpun, rencana rujukan tersebut belum terealisasi dengan informasi kendala armada.
Menindaklanjuti aduan tersebut, GWI - M. SUTISNA telah melakukan konfirmasi resmi kepada Humas RSUD Banten sesuai amanat UU Pers No. 40 Tahun 1999.
Pihak RSUD Banten merespon cepat aduan tersebut:
> _"Selamat sore sebelumnya mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Kami akan menindaklanjuti pengaduan ini kepada unit terkait dan kami berterima kasih atas perhatian Ibu/Bapak dengan memberikan pengaduan langsung kepada kami sebagai upaya perbaikan terus menerus,"_ tulis Humas RSUD Banten.
GWI - M. SUTISNA telah melengkapi data administrasi yang diminta pihak RSUD Banten untuk percepatan penanganan.
GWI berharap pasien segera mendapatkan ruang perawatan yang layak dan kepastian jadwal pemeriksaan CT-Scan. GWI juga mendorong evaluasi SOP rujukan dan kesiapan sarana prasarana di RSUD Banten agar pelayanan semakin optimal.
Hingga rilis ini diterbitkan, pasien masih dalam pemantauan keluarga dan menunggu tindak lanjut dari unit pelayanan terkait.
Red'