BREAKING NEWS

Miris! Di Era Dana Desa Miliaran, Rumah Kurniasih di Pasir Ampo Tak Layak Huni, Pendataan Desa Dipertanyakan

Santang | Pimpinan Redaksi - berita kabupaten Tangerang , · 183 Dilihat
 
KRESEK, KABUPATEN TANGERANG VIKINEWS - Di tengah kucuran dana desa yang mencapai miliaran rupiah, masih ada warga yang tinggal di rumah tak layak huni. Potret itu terjadi di rumah Ibu Kurniasih, warga RT 012/RW 06 Kampung Kosambi, Desa Pasir Ampo, Kecamatan Kresek. Kondisinya memprihatinkan, dinding sudah bolong-bolong, atap bocor di mana-mana, dan lantai masih berupa tanah yang becek dan bau saat hujan turun. Jumat 1 Mei 2026
 
"Kalau malam takut roboh, Pak. Tidur aja nggak tenang," kata Ibu Kurniasih dengan mata berkaca-kaca. Menahan sedih.
 
Apa sebenarnya yang terjadi? Pertanyaan besar muncul, ke mana program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)? Ke mana anggaran bedah rumah dari pusat, provinsi, hingga kabupaten? Ke mana dana desa yang katanya untuk pemberantasan kemiskinan?
 
Setiap tahun Desa Pasir Ampo menggelar Musyawarah Desa (Musdes), Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), hingga pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), anggarannya ada, petugasnya ada. Tapi kenapa rumah yang jelas-jelas tak layak huni ini luput dari pendataan? Gimana Aparat Desa Mendata Masyarakatnya?
 
Warga setempat geram, mereka menduga pendataan warga miskin di Desa Pasir Ampo tidak berjalan semestinya.
 
"Jujur aja, kami lihat pendataan itu kencangnya pas mau pemilu. Rumah-rumah didatangin, difoto, dicatat, janjinya manis bantuan ini itu. Tapi setelah coblosan? Hilang. Rumah Ibu Kurniasih ini contohnya, bertahun-tahun dibiarin," tegas Samsudin, masyarakat Kosambi.
 
Diduga, aparat desa mendata masyarakat hanya waktu menjelang pemilu karena butuh suara. Setelah itu, data dibiarkan basi, tak pernah diverifikasi ulang ke lapangan. Akibatnya, yang benar-benar layak mendapatkan jadi terabaikan.


HS
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image

DUKUNG JURNALISME INDEPENDEN

Silakan berdonasi secara sukarela
sesuai kemampuan Anda.
Dukungan Anda membantu keberlangsungan Vikenews

KLIK UNTUK DONASI