Halal Bihalal IDULFITRI 1447 H, Meneguhkan Idologi,Mengembirakan Dakwah,Membangun Kota Tangerang Selatan
0 menit baca
TANGERANG VIKINEWS - Dalam rangka menjalin silahturahmi seluruh jajaran Pejabat dan seluruh intansi sekota tangerang selatan,bersama Pimpinan Muhamadiah Kota Tangerang selatan Mengelar Acara,Halal Bihalal merupakan tradisi silaturahmi umat Islam yang dijalankan setelah merayakan kemenangan Idulfitri, sebagai momen untuk saling memaafkan, menyatukan hati, dan memperkuat ikatan persaudaraan di antara sesama anak bangsa,Sabtu (18 /04/2026)
Dapam Acara Halal Bihalal ini turut di hadiri Walikota Tangerang selatan Bapak Drs,,Benyamin Davmie beserta Wakil kota Bapak,Ir .Pilar Saga Ichan ,BPK. Salman Faris anggota fraksi Golkar , ketua PDM,Dr.H.Muhtarom,SE,MM, ketua.PWM Provinsi Banten Dr.KH.M.Syamsuddin,M.Pd. dan tokoh Agama Babinsa Binamas tangsel dan para undangan dari berbagai kalangan.
Tema ini memiliki makna mendalam: Meneguhkan Ideologi: Memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai Islam, nilai-nilai kebangsaan, dan kesatuan NKRI sebagai landasan hidup bermasyarakat dan bernegara, Mengembirakan Dakwah: Menjadikan dakwah sebagai sarana untuk menebarkan kebaikan, kebahagiaan, dan kesejahteraan bagi seluruh warga, bukan hanya kelompok tertentu, Membangun Tangsel: Mewujudkan Kota Tangerang Selatan yang maju, adil, makmur, berkeadilan, dan menjadi tempat yang nyaman untuk dihuni oleh seluruh warganya
Kita semua sepakat bahwa ideologi yang kita pegang teguh adalah ideologi yang berlandaskan pada ajaran Islam yang rahmatan lil 'alamin dan nilai-nilai Pancasila. Kedua hal ini saling melengkapi dan tidak bertentangan:
- Islam mengajarkan kita untuk beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
- Pancasila menjadi dasar negara yang menjamin kebebasan beragama dan kesatuan bangsa
Dengan meneguhkan ideologi ini, kita akan memiliki arah dan tujuan yang jelas dalam melangkah ke depan, serta tidak mudah terombang-ambing oleh arus zaman yang berubah-ubah.
Mengembirakan Dakwah
Dakwah bukanlah beban, melainkan kebahagiaan yang harus kita sebarkan. Dakwah yang baik adalah dakwah yang:
- Disampaikan dengan cara yang bijaksana dan baik
- Menyentuh hati dan pikiran orang yang mendengar
- Membawa manfaat bagi kehidupan sehari-hari
- Tidak membedakan suku, agama, ras, dan golongan
Dengan mengembirakan dakwah, kita dapat mengajak semua warga untuk sama-sama berbuat kebaikan dan meningkatkan kualitas hidup bersama.
Membangun Tangsel
Kota Tangerang Selatan adalah rumah bagi Kita semua. Untuk mewujudkan Tangsel yang maju, diperlukan peran serta dari seluruh warga:
- Pemerintah yang berkewajiban menyediakan fasilitas dan pelayanan yang baik
- Masyarakat yang berpartisipasi aktif dalam pembangunan dan menjaga ketertiban
- Ulama dan tokoh agama yang menjadi panutan dan pembimbing
- Semua pihak yang saling bekerja sama dan saling mendukung
Dengan bergandengan tangan, kita dapat mewujudkan Tangsel yang menjadi kebanggaan kita semua.
Acara di tutup dengan membacakan Doa Bersma yag di pimpim oleh
"Ya Allah, ampunilah dosa kami dan dosa kedua orang tua kami, dosa saudara-saudara kami, dan dosa semua umat Nabi Muhammad SAW. Jadikanlah kami termasuk golongan orang yang bertakwa, dan berikanlah kami kekuatan untuk meneguhkan kebenaran, menyebarkan kebaikan, dan membangun negeri ini dengan sebaik-baiknya. Jadikanlah Kota Tangerang Selatan sebagai tempat yang penuh keberkahan, kesejahteraan, dan keamanan bagi seluruh warganya. Amin."
Halal Bihalal ini menjadi bukti bahwa kita semua adalah satu keluarga besar. Perbedaan yang ada di antara kita bukanlah pemisah, melainkan kekayaan yang membuat kita semakin kuat dan kaya akan pengalaman.
Mari kita jadikan momen ini sebagai titik awal untuk memperbaiki diri, mempererat persaudaraan, dan berkomitmen untuk mewujudkan tema yang telah kita angkat. Dengan meneguhkan ideologi, mengembirakan dakwah, dan membangun Tangsel, kita dapat meraih kebahagiaan di dunia dan keberkahan di akhirat.Akhir kata Saya Hafiz Ketua Pemuda PDPM skaligus ketua pelaksana Muhamadyah Tangsel mengucapkan.
Selamat merayakan Idulfitri 1447 H, mohon maaf lahir dan bathin.
Penulis (Red)