BREAKING NEWS

SPMB Ramah 2026 : Stop Titip Siswa, Stop Manipulasi Data

Santang | Pimpinan Redaksi - Berita kabupaten Serang , · 183 Dilihat

SERANG VIKINEWS - Pemerintah Provinsi Banten mengajak seluruh pihak memastikan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 berjalan adil, transparan, dan bebas penyimpangan.

Komitmen itu ditegaskan melalui Penandatanganan Komitmen Bersama SPMB Ramah yang dipimpin Gubernur Banten Andra Soni.

“Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pendidikan, termasuk dalam proses penerimaan peserta didik baru.”katanya.

Melalui komitmen bersama tersebut, seluruh pemangku kepentingan diajak menghentikan praktik titip-menitip siswa, pungutan liar, manipulasi data, maupun penyalahgunaan wewenang dalam proses penerimaan siswa baru.

“SPMB harus mencerminkan prinsip keadilan sosial, tanpa diskriminasi, dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh calon peserta didik.” ujar Andra Soni. 

Tingginya minat masyarakat terhadap sekolah negeri menjadi tantangan tersendiri. Hingga awal Juni 2026, jumlah pendaftar SPMB telah menembus lebih dari 100 ribu peserta. Sementara daya tampung SMA dan SMK negeri di seluruh Provinsi Banten berjumlah 82.703 kursi.

Untuk memastikan seluruh anak tetap memperoleh akses pendidikan, Pemprov Banten terus memperluas Program Sekolah Gratis.

“Untuk memperluas akses pendidikan dan meringankan beban masyarakat, Pemerintah Provinsi Banten terus menggulirkan Program Sekolah Gratis. Termasuk perluasan bantuan bagi sekolah-sekolah swasta.” katanya. 

Program tersebut telah menjangkau 801 sekolah swasta dengan cakupan 60.705 siswa SMA, SMK, dan SKh swasta pada tahun ajaran 2025/2026.

“Pada tahun ajaran 2026-2027 akan diperluas ke Madrasah Aliyah swasta dengan kuota sepuluh ribu siswa untuk semua jenjang.”tegas Andra Soni. 

Andra Soni menegaskan bahwa Program Sekolah Gratis bukan sekadar bantuan pendidikan, tetapi bagian dari upaya memperluas kesempatan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Ini bukan bantuan sosial. Ini upaya kita untuk membantu keluarga bangkit dari kemiskinan.” pungkasnya. 

Anggota Ombudsman RI Fikri Yasin turut mengapresiasi langkah tersebut.

“Ombudsman datang untuk bersama-sama mendukung program Gubernur Banten.” ujarnya. 

Dengan SPMB yang transparan dan perluasan Program Sekolah Gratis, semakin banyak anak Banten memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan tanpa terhambat keterbatasan biaya maupun daya tampung sekolah negeri.

Redaksi 
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image

DUKUNG JURNALISME INDEPENDEN

Silakan berdonasi secara sukarela
sesuai kemampuan Anda.
Dukungan Anda membantu keberlangsungan Vikenews

KLIK UNTUK DONASI